More

    Penerbangan Airbus Boeing Protes karena 5G Bisa Ganggu Penerbangan mereka

    Perusahaan dirgantara yaitu Airbus dan Boeing akan mendesak Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menunda penggelaran jaringan 5G nya . Karena, 5G dapat membahayakan keselamatan untuk penerbangan. Kenapa yah?

    Kepala bagian Eksekutif Boeing Dave Calhoun dan CEO Airbus America Jeffrey Knittel telah melayangkan surat protes nya itu secara langsung pada Presiden AS Joe Biden.

    Dalam isi surat tersebut, dua raksasa perusahaan dirgantara meminta agar Menteri Transportasi Pete Buttigieg untuk menghentikan perluasan cakupan wilayah 5G oleh operator seluler AT&T dan Verizon untuk sementara waktu ini.

    Mengutip dari analisis kelompok perdagangan Airlines for America (A4A) bahwa FAA 5G yang berlaku di tahun 2019 itu bisa mengakibatkan sekitar 345 ribu penerbangan penumpang dan sekitar 5.400 penerbangan kargo juga akan mengalami penundaan, pengalihan, serta pembatalan.

    Kepala Administrasi Penerbangan AS (FAA) akan menyuarakan keprihatinan tentang potensi gangguan 5G ini dengan elektronik pesawat yang cukup sensitif, seperti pada altimeter radio.

    Dan pada bulan ini, FAA telah mengeluarkan peringatan gangguan 5G yang dapat mengakibatkan penerbangan terganggu itu. Sejak November, AT&T dan Verizon menunda peluncuran ini secara komersil layanan nirkabel C band hingga pada tanggal 5 Januari 2022. Namun di sisi lain melakukan tindakan pencegahan akan interferensi sinyal 5G terhadap penerbangan juga.

    Recent Articles

    spot_img

    Related Stories

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Stay on op - Ge the daily news in your inbox