Hash Generator — Buat MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-512 dari Teks
Hash Generator menghasilkan nilai hash satu arah dari teks yang Anda masukkan
menggunakan algoritma MD5, SHA-1, SHA-256, dan SHA-512. Hash berguna untuk
verifikasi integritas (apakah teks/file diubah), pembuatan fingerprint unik,
generate cache key, atau perbandingan data tanpa menyimpan teks aslinya. Berbeda
dari Base64, hasil hash tidak bisa dikembalikan ke teks asli (one-way).
MD5/SHA akan muncul di sini...
Cara menggunakan Hash Generator
Tempel teks ke kotak input.
Klik GENERATE HASH.
Tool menampilkan empat hash sekaligus: MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-512.
Perbedaan algoritma hash
MD5 (128 bit) — cepat, sudah rentan collision. Cocok untuk checksum non-security.
SHA-1 (160 bit) — deprecated untuk keamanan, masih dipakai Git untuk commit hash.
SHA-256 (256 bit) — standar modern untuk verifikasi integritas, digunakan TLS, Bitcoin.
SHA-512 (512 bit) — varian SHA-2 dengan output lebih panjang, untuk kebutuhan ekstra.
Kapan tool ini berguna?
Verifikasi file download — bandingkan SHA-256 dengan yang dipublikasikan vendor.
Cache key — buat unique key dari URL/query agar tidak collision.
Webhook signature — simulasikan HMAC dasar untuk debugging.
Fingerprint user — anonymize email/ID dengan hash sebelum analytics.
Bandingkan dua teks panjang — kalau hash sama, isinya identik.
Catatan keamanan
JANGAN simpan password hanya dengan MD5/SHA. Gunakan bcrypt, argon2, atau scrypt yang punya salt.
Hash bukan enkripsi — bersifat satu arah.
Collision MD5 sudah dibuktikan; hindari untuk signature.