Heading Extractor — Ambil Outline H1–H6 dari Kode HTML
Heading Extractor mengekstrak seluruh tag heading (H1, H2, H3, H4, H5, H6) dari
kode HTML halaman web yang Anda tempel. Hasilnya berupa outline berjenjang yang
siap dijadikan referensi audit struktur SEO, peta isi (table of contents),
riset kompetitor, atau dokumentasi konten internal. Struktur heading yang rapi
membantu Google memahami hierarki topik dan biasanya berdampak positif pada
ranking serta featured snippet.
Outline heading akan muncul di sini...
Cara menggunakan Heading Extractor
Buka halaman web target, klik kanan → View Source, lalu salin semua HTML.
Tempel HTML ke kotak input.
Klik EXTRACT HEADING. Tool menampilkan daftar H1–H6 sesuai urutan kemunculan.
Salin hasil sebagai referensi audit atau buat ulang outline serupa.
Patokan struktur heading SEO ideal
Satu H1 per halaman, berisi judul utama dengan keyword target.
H2 untuk subtopik besar. Urutkan logis dan mengandung variasi keyword.
H3 untuk detail di bawah H2 — hindari lompat hierarki.
H4–H6 dipakai bila konten sangat dalam (mis. tutorial bertahap).
Tag heading bukan untuk styling — gunakan CSS, jangan tarik H2 hanya karena ingin teks besar.
Kapan tool ini berguna?
Audit SEO halaman sendiri sebelum publish.
Riset kompetitor — pahami struktur konten yang ranking di SERP.
Pembuatan brief artikel — clone outline pemenang untuk ditulis ulang lebih baik.
Dokumentasi internal — buat ToC otomatis dari halaman dokumentasi panjang.
Tips kombinasi
Bila Anda hanya punya teks Markdown, konversi dulu lewat Markdown Tool.