JWT Decoder mengurai JSON Web Token menjadi bagian-bagiannya: header
(algoritma signature), payload (claim seperti iss,
sub, exp, role), dan signature
(tidak diverifikasi karena butuh secret). Sangat berguna untuk debugging auth,
memeriksa expiry token, melihat role user di Laravel/NestJS/Express, atau
membongkar token Supabase, Firebase, Auth0, dan Keycloak.
Header dan payload akan muncul di sini...
Cara menggunakan JWT Decoder
Tempel JWT lengkap (3 bagian dipisah titik) ke kotak input.
Klik DECODE JWT.
Tool menampilkan header (alg/typ), payload, dan informasi expiry.
Anatomi JWT
Header — algoritma signing (HS256, RS256, ES256) dan tipe.
Payload — claim resmi: iss (issuer), sub (subject), aud (audience), exp (expiry), iat (issued at), serta claim custom Anda.
Signature — bukti integritas. Tidak bisa diverifikasi tanpa secret/public key.
Kapan tool ini berguna?
Debug auth flow — pastikan token punya role yang sesuai.
Cek expiry — apakah token kedaluwarsa atau masih valid.
Integrasi SSO — periksa claim yang dikirim provider OIDC.
QA test API — bandingkan token dari environment dev vs prod.
Tips keamanan
JANGAN tempel token produksi di tool publik manapun. Gunakan token dev/staging untuk debugging.
JWT bukan terenkripsi — payload bisa dibaca siapa saja. Hindari menyimpan data sensitif di sana.
Verifikasi signature di backend, jangan percaya client.